Senin, 09 Maret 2009

ADAB BeRDO’A

ETIKA

ADAB BeRDO’A

Allah berfirman dalam surah al-Mu’min ayat 60 : “Dan Tuhanmu berkata, ‘berdo’alah kepada-Ku, pasti akan Aku kabulkan’. Sesungguhnya orang-orang yang enggan beribadah kepada-Ku niscaya ia masuk Neraka Jahannam yang hina.

Ada beberapa etika berdo’a yang harus kita perhatikan, yaitu :

a. Menghindari makanan, minuman dan pakaian yang haram

b. Tulus dan ikhlas kepada Allah swt

c. Berwudhu

d. Menghadap kiblat

e. Mengucapkan pujian kepada Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah

f. Bersholawat kepada Nabi Muhammad saw. Rasulullah saw bersabda “semua doa terhalang kepada Allah swt sampai dibacakan sholawat kepada Muhammad saw dan keluarganya” (H.R.Abu Al-Syaikh)

g. Membuka kedua tangan dan membukanya sejajar dengan bahu

h. Bersikap sopan, tunduk dan pasrah

i. Berdoa dengan nama-nama Allah yang Agung(asma’ul husna)

j. Berdoa dengan suara yang tidak terlalu keras

k. Memulai doa untuk dirinya terlebih dahulu

l. Mengakui segala dosa-dosanya, tetapi seorang imam tidak boleh mengkhususkan doanya untuk dirinya saja. Rasulullah saw bersabda “seorang imam sholat yang mengkhususkan doa untuk dirinya saja berarti dia telah menghianati mereka” (H.R. Tarmidzi)

m. Berdoa dengan penuh kesungguhan dan dengan motivasi yang kuat

n. Menghadirkan hati dan berharap sungguh-sungguh

o. Berdoa dengan berulang kali dan terus-menerus meminta(merengek) kepada Allah swt

p. Tidak boleh berdoa dengan mengandung unsur dosa dan permusuhan

q. Tidak boleh berdoa untuk suatu yang mustahil terjadi

r. Berdoa dengan memohon semua kebutuhannya

s. Si pendoa dan si pendengar keduanya harus meng-amin-i

t. Tidak boleh meminta doanya agar segera terkabul atau berkata ‘aku sudah berdoa tetapi belum juga dikabulkan’

ADAB membaca Al-Qur’an

Imam al-Ghazali mengajarkan kepada kita bahwa ada 10 amalan batiniyah yang harus diperhatikan ketika kita membaca Al-Qur’an, yaitu :

1. Pertama, kita harus memahami keagungan dan ketinggian firman Allah

2. Saat memulai, kita harus menghadirkan dalam hati keagungan Allah dan mengetahui bahwa apa yang dibaca bukanlah pembicaraan manusia

3. Harus serius dan sungguh-sungguh

4. Disunnahkan membaca dengan tartil

5. Harus memahami secara mendalam setiap ayat yang dibaca

6. Harus meninggalkan hal-hal yang dapat menghalangi pemahaman Al-Qur’an

7. Harus memahami bahwa diri kitalah yang menjadi sasaran yang dituju oleh setiap khitab yang ada didalam Al-Qur’an

8. Merasakan imbasan yang berbeda-beda ketika membaca setiap ayat Al-Qur’an, seperti rasa takut, sedih, harap, dsb.

9. Harus menghayati setiap bacaan ayat al-Qur’an

10. Harus dapat melepaskan diri dari setiap daya dan kekuatan kita dan hanya memohon ridho Allah swt ketika membaca Al-Qur’an

ADAB TIDUR

Allah berfirman dalam surah Az-Zumar ayat 42 :

Allah memegang jiwa orang ketikak matinya dan memegang jiwa orang yang belum mati diwaktu tidurnya, maka Dia tahan lah jiwa orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepadkan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir

Islam mengajarkan bahwa tidur adalah ibadah. Itu jika saat hendak tidur Anda benar-benar berniat dan menyiapkan hati Anda untuk beribadah. Untuk itu mari kita perhatikan adab-adab yang harus dilakukan sebelum tidur, yaitu :

1. Segera tidur setelah Sholat Isya

Sabda rasul “Bahwasanya Nabi saw lebih sengan mengokhirkan sholat isya. Beliau tidak sengan tidur sebelum isya dan berbincang-bincang setelahnya” (H.R.Bukhari) kecuali untuk bincang-bincang yang bermanfaat

2. Tidurlah dalam keadaan suci

Rasul saw besabda “jika kamu hendak menuju tempat tidurmu, berwudhulah seperti wudhumu untuk sholat...” (muttafaq ‘alaihi)

3. Pilihlah tempat tidur yang memudahkan bangun malam

Jangan memberikan isi kasur terlalu banyak yang lentur dan enak karena akan melalaikan qiyamul lai

4. Berbaringlah di tempat tidur miring kekanan

Rasul saw besabda “jika kamu hendak menuju tempat tidurmu, berwudhulah seperti wudhumu untuk sholat, kemudian berbaringlah kearah sisi kanan, ....” (muttafaq ‘alaihi)

5. Bacalah doa-doa yang disyariatkan sebelum tidur

Rasul saw besabda “bahwasanya Nabi saw apabila hendak menuju tempat tidurnya setiap malam, ia mengumpulkan kedua telapak tangnnya kemudian meniupnya dan membaca surah al-ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, kemudian mengusapkan kedua tangannya ketubuhnya yang beliau mampu menggapainya, memulainya dari atas kepala dan muka dan tubuhnya bagian depan. Nabi melakukan hal tersebut 3 kali” (muttafaq ‘alaihi)

Dalam sabda lainnya “barangsiapa membaca dua ayat terakhir surah al-Baqarah pada malam hari, maka hal itu telah mencukupinya (untuk mengakal tipu muslihat syaitan)” (muttafaq ‘alaihi)

6. Bila Anda ingin bertemu dengan Rasulullah saw, bacalah doa ini insya Allah akan terkabul

“Yaa nuuran nuuri yaa mudabbirol umuuri balligh ‘annii ruuha sayyidinaa Muhammadin wa arwaah aali Muhammadin tahiyyatan wa salaamaa”

(Ya Allah sumber pancaran Nur. Ya Allah, Tuhan yang mengatur semua perkara, semoga Engkau sampaukan dariku salam dan penghormatan kepada ruh Nabi Muhammad saw dan ruh keluarganya Nabi Muhammad saw)

7. Berniatlah agar dibangunkan untuk qiyamul lail

8. Bila gelisah atau susah tidur, maka bacalah doa ini

“Allahumma ghoorotin nujuumu, wahadaa-atil ‘uyuunu wa anta hayyun qoyyuumun laa ta’khudzuhuu sinatun walaa nauum. Yaa hayyu yaa qoyyuumu ihdi lailii wa anim ‘aynii”

(Ya Allah, telah terbenam segala binatang, telah terlelaplah segenap mata, sementara Engkau tetap hidup dan tegak perkasa, tak pernah terkantuk dan apalagi tertidur. Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Maha Tegak Perkasa, tenagkanlah aku bersama malam ini dan tidurkanlah mereka)

9. Bila pada malam hari terbangun dari tidur karena ketakutan atau kaget, maka segeralah baca doa ini

“a’uudzu bikalamaatillaahit taammati min ghodhobihii wa syarri ‘ibaadihii wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yadhuruun”

(Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaann-Nya dan dari kejahatan hamba-hamba-Nya juga dari gangguan syaitan dan dari kehadiran mereka itu)

10. Jangan tidur berlebihan

Rasulullah saw bersabda “Ibu Sulaiman bin Dawud as berkata kepada Sulaiman as: ‘Wahai anakku, janganlah engkau banyak tidur dimalam hari, sesungguhnya banyak tidur dimalam hari itu menyebabkan seseorang menjadi fakir pada hari Kiamat” (H.R. Ibnu Majah, Al-Baihaqi dan Al-Haitsumi)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar