Kamis, 23 Juli 2009

GRAFIS

sumber : www.sma74jkt.sch.id

Sejak informasi melalui media cetak dan elektronik semakin luas digunakan, peranan grafis mengalami perkembangan yang sangat pesat. Grafis dalam kegiatan sehari-hari memegang peranan penting. Dalam bidang perdagangan, grafis untuk iklan dan kemasan, dibidang penerbitan, grafis merupakan pembuat buku, majalah dan koran serta pada bidang informasi seni dan budaya. Pendek kata tidak dapat dipungkiri bahwa kita sekarang berada di era komputer grafis, yaitu era dimana manusia dengan menggunakan komputer mampu merepresentasikan dunia nyata menjadi sama seperti aslinya, demikian pula sesuai peristiwa yang sesungguhnya tidak terjadi dapat disimulasikan seperti peristiwa yang benar-benar terjadi melalui efek visual seperti pada bencana alam tornado, tenggelamnya kapal pesiar Tetanic, Harry Potler dan efek visual lainnya. Perkembangan komputer grafis ini menjadi semakin pesat dengan ditemukannya program-program grafis seperti Adobe Photoshop, Coreldraw, Macromedia Freehand, Autocad, 3D Studio Max, Paser dan Light space dan lainnya. Untuk itu maka pembahasan pada masalah grafis ini akan terfokus pada masalah pengertian dan peranan grafis, aplikas, menu dan ikon perangkat lunak grafis vektor (Coreldraw), kemudian dilanjutkan dengan grafis berbasis bitmap (Photoshop)pada pembahasan selanjutnya. A. GRAFIS VECTOR DAN GRAFIS BITMAP Kata Grafis mengandung dua pengertian: (1) Graphein (ltalia= garis, marka) yang kemudian menjadi Graphic Arts atau Komunikasi Grafis, (2) Graphishe Vakken (belanda=pekerjaan cetak) yang di Indonesia menjadi Grafika, diartikan sebagai percetakan. Dalam pengertian ini Komunikasi Grafis adalah pekerjaan dalam bidang komunikasi visual yang berhubungan dengan grafika (cetakan) dan/atau pada bidang dua dimensi dan statis (tidak bergerak). Komunikasi visual merupakan payung dari berbagai kegiatan komunikasi yang menggunakan unsur rupa (visual) pada berbagai media: percetakan, papan reklame, televisi, film /video, internet dll, dua dimensi maupun tiga dimensi, baik yang statis maupun bergerak (time based). 3
Secara garis besar desain grafis terbagi menjadi dua jenis, yaitu grafis bitmap dan grafis vektor. Pemahaman akan karakteristik masing-masing type grafis ini akan sangat membantu dalam memilih suatu model grafis yang akan digunakan, apakah menggunakan grafis bitmap ataukah menggunakan grafis vektor. a. Gambar Bitmap Gambar Bitmap sering disebut juga dengan gambar raster. Gambar Bitmap adalah gambar yang tersusun dari kumpulan titik-titik warna (pixel) dengan jumlah tertentu yang tersusun secara sistematis sehingga membentuk suatu obyek. Tingkat kerapatan pixel pada suatu obyek gambar bitmap di sebut resolusi. Resolusi inilah yang menentukan kualitas suatu gambar bitmap. Semakin tinggi kerapatan pikel pada suatu obyek semakin tinggi kualitas suatu gambar atau sebaliknya. Bagaimana kita dapat mengetahui resolusi gambar bitmap? Untuk mengetahui resolusi gambar bitmap misalnya kita mempunyai gambar bitmap berukuran 1 x 1 inci dengan resolusi 600 dpi (dot per inche), maka dalam gambar tersebut terdapat petak-petak pixel dengan jumlah dari 600 x 600 pixel. Jumlah ini akan selalu tetap, meskipun kita memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tersebut. Jika kita memperbesar ukuran gambar bitmap ini, maka pixel pada gambar akan membesar, demikian pula sebaliknya. Akibatnya, jika kita terus memperbesar gambar tersebut hingga melewati batas resolusi maksimal, maka akan mengakibatkan gambar tersebut terlihat unsur dasarnya (terkesan pecah) dan kurang tajam. Peraga 1.1. Gambar Bitmao dibesarkan 10 kali 4
Gambar bitmap dapat diperoleh melalui Scanner, Camera Digital, Video Capture dll. Aplikasi pengolah gambar image yang sangat populer yang banyak digunakan yaitu Adobe PhotoShop. b. Gambar Vektor : Gambar Vektor adalah gambar yang tersusun dari garis atau kurva yang dihasilkan dari perhitungan matematis dan tidak berdasarkan pixel, sehingga tidak mengenal resolusi. Kualitas gambarnya tergantung oleh banyaknya point pembentuk path. Gambarnya akan tetap baik Jika gambar di perbesar atau diperkecil dan kualitas gambar relatif tetap baik dan tidak berubah. Path ini terdiri dari garis dengan beberapa titik (node) atau anchor point (kordinat), dari awal hingga akhir garis. Semua point tadi saling terhubung berdasarkan hitungan matematis, sehingga membentuk garis atau gambar aneka rupa. Path bisa berupa kurva terbuka ataupun kurva tertutup. Jika berupa kurva tertutup, maka point awal dan point akhir berada di satu titik. Karena garis dalam gambar vektor dibentuk dengan koordinat atau anchor point, maka akurasinya tinggi. Ciri khas gambar vektor adalah mudah dimodifikasi tetapi mempunyai kemampuan pewarnaan terbatas. Pewarnaan gambar vektor umumnya menggunakan warna solid atau gradasi. Gambar vektor biasanya dibuat menggunakan aplikasi-aplikasi gambar vektor misalkan : CorelDraw, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Autocad dll. Beberapa karya yang dihasilkan menggunakan gambar vektor antara lain : logo, kartun, peta. Peraga 1.2. Gambar Vektor diperbesar 10 kali 5
Peraga 1.3. Contoh logo, kartun, peta pada gambar Vektor B. PERANGKAT LUNAK GRAFIS VEKTOR Perangkat lunak grafis yang dikhususkan untuk membuat gambar vektor antara lain Coreldraw. CorelDraw dianggap mempunyai keunggulan dibanding program aplikasi sejenisnya antara lain kemudahannya dalam pengoperasian dan fasilitas yang lengkap. Coreldraw ini adalah perangkat lunak buatan Corel Corporation ini banyak digunakan untuk membuat stiker, percetakan dan perusahaan iklan. Versi terbaru sekarang ini adalah versi 13 atau disebut dengan X3. Untuk pembahasan grafis vektor ini kita menggunakan Coreldraw 12. Secara teknis pengoperasian program ini tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya, hanya ada penambahan fasilitas seperti meningkatkan pengolahan dalam bentuk bitmap dan beberapa bentuk artistik. CORELDRAW GRAPHIC SUITE adalah program grafis untuk standar industri terdiri atas tiga macam program utama yaitu (1)Core1DRAW 12 untuk pembuatan ilustrasi grafis berbasis vektor (2) Corel PHOTO-PAINT 12 untuk mengelola foto/gambar digital; dan (3) Corel R.A.V.E. 3, untuk membuat gambar animasi. Disamping itu dalam paket program ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain : Peraga 1.4. : Gambar program CORELDRAW GRAPHIC SUITE • Corel TRACE 12, untuk mengubah image bitmap ke dalam vector. • Duplexing wizard, untuk pencetakan bolak-balik. • SB Profiler, untuk menyiapkan file kerja percetakan. • Bitstream Font Navigator, untuk mengelola Font. • Penyusunan halaman Web/HTML.
6
• Pilihan/opsi yang rinci dalam proses pencetakan Artwork. Untuk dapat mengoperasikan Corel Draw 12 secara optimal kita memerlukan konfigurasi dan spesifikasi perangkat keras ( hardware ) dan perangkat lunak ( software ) sebagai berikut : o Sistem Operasi Windows (NT 4.0, Windows Me, Windows 2000, Windows XP, atau Windows Vista) o Pentium II, 200 MHz atau di atasnya o 64 MB RAM minimum, (128 MB RAM untuk Windows XP) o Mouse. o Resolusi monitor disarankan 1024 x 768 o CD-ROM drive o 200 MB harddisk space. Semakin tinggi spesifikasi perangkat komputer yang dipergunakan tentunya akan semakin baik kinerja program aplikasi ini. a. Menu dan ikon Program Grafis CorelDraw Pada program Grafis Coreldraw, menu adalah suatu kumpulan perintah untuk melakukan tindakan pada area kerja. Ikon adalah sebuah tanda atau lambang yang mudah dikenali. Jika kita memilih (meng-klik) maka secara otomatis akan menjalankan perintah sebagaimana perintah yang terdapat pada ikon tersebut Untuk mengetahui menu dan ikon pada program Coreldraw, kita harus membuka area kerja program tersebut dengan cara Klik Start , klik All Program, pilih dan klik ikon Coreldraw, kemudian kita tunggu hingga program menampilkan Welcome to CorelDRAW seperti gambar berikut ini :
7
Peraga 1.5. Welcome to CorelDraw 12
Pada gambar kotak dialog tersebut ditampilkan 6 buah ikon yaitu : New : mengawali pembuatan desain baru Recently Used : membuka dokumen yang terakhir dibuka Open : untuk membuka dokumen grafis dari disk New From Templkate : untuk membuka grafis dari template CorelTUTOR : untuk membuka tutorial What’s New? : untuk mengetahui fasilitas terbaru Selanjutnya untuk membuka area kerja Coreldraw, kita bisa memilih ikon New, sehingga akan muncul tampilan area kerja Coreldraw seperti gambar berikut: Peraga 1.6 Lembar Kerja Coreldraw Versi 12 Sebelum kita menggunakan aplikasi CorelDraw pada komputer, terlebih dahulu kita perlu memahami area kerja yang muncul di layar monitor, sehingga kita dapat menggunakan fasilitas serta peralatan yang tersedia secara optimal dalam menciptakan desain. a. Window Title Window Title adalah judul file yang selalu berubah sesuai dengan nama file yang sedang dibuka. b. Menu Bar
8
Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri atas menu File, Edit, View, Layout, Arange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Window dan Help. Didalam setiap menu terdapat kumpulan perintah untuk melakukan tindakan pada area kerja. Perintah ini akan mudah dioperasikan apabila kita memanfaatkan mouse sehingga dengan meng-klik kiri pada mouse kita dapat melakukan perintah yang kita inginkan. Peraga 1.7. Tampilan menu bar o Menu File Menu File, adalah menu yang berisi perintah untuk pengelolaan file seperti perintah File New untuk membuka halaman kerja baru, Open membuka file yang berada didalam disk, Close perintah keluar dari area kerja, Save menyimpan file, mengimpor, mengexport, mencetak dan sebagainya. o Menu Edit Menu Edit adalah menu yang berisi kumpulan perintah untuk melakukan proses pengeditan dokumen yang sedang dibuat, seperti perintah Undo-Redo, Cut, Copy, Paste, Delete, Duplicate, Fine-Replace, Insert object, Peraga 1.8. Tampilan Menu File, Edit dan View Coreldraw
9
insert barcode dan link. o Menu View Menu View ini berisi kumpulan perintah tampilan di layar seperti Full Screen Preview untuk menampilkan dokumen satu layar penuh, Ruler untuk menampilkan penggaris, Grid untuk menampilkan garis bantu, dan Show untuk menampilkan seperti border halaman dan area pencetakan. o Menu Layout Menu Layout ini berisi kumpulan perintah untuk pengaturan halaman seperti insert page untuk menambah halaman, delete page untuk menghapus halaman, rename page untuk mengganti nama halaman, switch page orientation untuk menentukan arah halaman lanscape (posisi melebar) atau portrait (posisi berdiri), dan page setup untuk mengarur halaman secara lebih lengkap. o Menu Arange Menu Arange ini berisi kumpulan perintah untuk pengaturan obyek seperti Transformations untuk mengatur posisi, putaran dan skala obyek, Align and Distribute untuk mengatur perataan posisi obyek terhadap obyek lainnya, Group yang berguna untuk mengelompokkan beberapa obyek kedalam satu obyek terpilih, Ungroup kebalikan dari Group, Combine yang berguna untuk menggabungkan beberapa obyek menjadi satu bagian obyek, Break Apart yang berguna untuk mengurai kembali obyek yang Peraga 1.9. Tampilan Menu Layout, Arange dan Efect 10
telah di-Combine. untuk perintah ini berhati-hatilah apabila obyek anda mengandung teks, karena nanti setiap karakter akan diubah ke dalam bentuk kurva dan secara otomatis akan berdiri sendiri-sendiri. Lock Object yang berguna untuk mengunci obyek Shaping untuk memodifikasi obyek membentuk objek baru, dan Convert to Curve digunakan untuk mengkonversi obyek ke dalam bentuk kurva yang nantinya bisa diolah kembali. o Menu Effects Menu Effects ini berisi perintah-perintah yang digunakan untuk memberikan efek khusus pada obyek, seperti Adjust yang berfungsi untuk efek pewarnaan, Blend digunakan untuk melakukan transformasi bentuk obyek gambar ke dalam bentuk obyek gambar yang lain. Contour digunakan mengandakan sekaligus mengubah ukuran obyek, Envelope digunakan untuk mengubah bentuk obyek berdasarkan titik tertentu darinya, titik ini berada pada sisi tengah dari obyek gambar yang akan diproses. Extrude digunakan untuk membuat efek khusus dari suatu obyek gambar menjadi seperti berbentuk 3D. Lens digunakan untuk membuat efek khusus suatu obyek gambar teratas menjadi khusus terhadap obyek gambar yang dibawahnya. PowerClips digunakan untuk menempelkan suatu obyek gambar pada obyek gambar lainnya o Menu Bitmaps Menu Bitmap ini berisi perintah untuk memanipulasi dan mengkonversi gambar (bitmap) ke berbagai jenis gambar. Beberapa perintah yang sering digunakan diantaranya Convert to Bitmap berfungsi untuk merubah grafik vektor ke dalam bentuk bitmap (gambar), karena grafik vektor tidak dapat diolah pada menu ini sebelum dikonversi kedalam bentuk bitmap. Selanjutnya kita bisa menggunakan perintah-perintah 3D Effects, Art Strokes, Blur, Camera, Color Transform, Contour, Creative, Distor, Noise dan Sharpen untuk memanipulasi bitmap tersebut. o Menu Text Menu Text ini berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan teks artistik (teks yang dapat diubah) dan teks paragrap seperti Format Text untuk memformat Character, Paragraph, Tabs, Column, Effects. Edit Text untuk menyunting atau memperbaiki teks yang telah diketik. Insert Character digunakan untuk menyisipkan karakter khusus. Fit Text To Path 11
digunakan untuk mengatur teks kedalam alur sesuai dengan model alur yang dibuat, seperti lengkungan, bentuk kotak atau alur dari garis yang tidak beraturan. Peraga 1.10. Tampilan Menu Bitmap, Text dan Tools o Menu Tools Menu Tools ini berisi perintah-perintah untuk pengaturan (setting) peralatan gambar pada CorelDRAW. Perintah pada tools ini yang sering digunakan adalah Options dan Customization yang berfungsi untuk mengatur semua peralatan dan menu pada CorelDRAW. o Menu Window Menu Windows ini berisi perintah untuk mengatur tampilan jendela secara Cascade (menumpuk), Tile Horizontal (melebar) dan Tile Vertical (menata jendela secara atas bawah), menampilkan pilihan dilayar seperti Color Palettes (warna dasar), Dockers (kotak dialog), Toolbars untuk menampilkan atau menyembunyikan toolbar seperti menubar, status bar, standard, property Bar, Toolbox atau menubar lainnya dengan cara memberi atau menghapus tanda cek (􀀹). o Menu Help Menu Help berisi bantuan untuk mempelajari cara menggunakan program CorelDRAW serta bagaimana menangani permasalahan dalam pemakaian program Coreldraw. 12
Peraga 1.11. Tampilan standard toolbar c. Standard Toolbar Sebagaimana program aplikasi lain yang berbasis Windows, Standar Toolbar adalah kumpulan icon-icon perintah yang sering digunakan, seperti ikon untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan meng-klik pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw. d. Property Bar Pada umumnya property bar ada pada program aplikasi desain grafis, web, dan animasi selalu memberikan fasilitas property bar, walaupun mungkin dengan nama dan istilah yang berbeda. Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah berisi perintah menyesuaikan icon yang sedang aktif. Secara deafult ditampilkan property bar No Selection, yang merupakan property bar untuk pengaturan halaman Misalnya kita menekan tombol text pada Toolbox, maka akan muncul property Bar Text seperti pada peraga, demikian pula dengan tool-tool yang lain. Dengan Property Bar ini kita dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif. Peraga 1.12. Property Bar Text e. Toolbox Toolbox merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain. Toolbox ini merupakan sarana utama dalam pembuatan dokumen pada Coreldraw. Fasilitas ini selalu dipertahankan, dan ditingkatkan fungsinya dari versi-versi sebelumnya. Cara mengaktifkannya perintah ini hanya dengan meng-klik icon yang diinginkan. Perhatikn Peraga 1.13. Tampilan Toolbox
13
tanda segitiga kecil dikanan bawah setiap ikon dalam Toolbox, tanda ini mengandung arti adanya perintah lain sebagai perluasan perintah ini. Untuk mengaktifkan, tekan dan tahan ikon yang akan digunakan, maka akan muncul pilihan ikon lain disebelah kanannya. Lebih lengkap perhatikan peraga. f. Color Palette Color Palette adalah bidang yang berisi kotak-kotak dengan warna pilihan dari sistem warna Coreldraw, seperti Default CMYK Palette, Default RGB palette, Uniform Colors dan banyak lagi pilihan kumpulan warna yang dapat memberikan warna suatu obyek, teks, secara langsung baik untuk fill (isi) ataupun outline (garis tepi) g. Rulers Rulers adalah penggaris yang ditampilkan secara horizontal dan vertical pada area kerja Coreldraw. Sesuai dengan namanya Rulers ini berfungsi sebagai alat bantu dalam mendesain suatu obyek yang memerlukan ketepatan posisi dan ukurannya. Default unit ukuran yang ditampilkan adalah Inchi, namun kita dapat merubah satuan ukurannya menjadi centimeter, milimeter, points, pixel atau lainnya yang disesuaikan dengan tujuan pembuatan dokumen. Peraga 1.14. Tampilan Color Palette Default CMYK palette h. Scrollbar Scrollbar adalah fasilitas yang berfungsi untuk menggeser layar kerja. Untuk menggeser layar kerja ke kiri atau ke kanan gunakan horizontal scroll bar, atau menggeser layar kerja ke atas dan ke bawah gunakan vertical scroll bar. Kita harus berhati-hati dalam menggunakan scrollbar coreldraw, karena Area kerja pada program coreldraw sangat luas. Jika kita menarik scrollbar terlalu panjang akan berakibat seakan obyek di area pencetakan menghilang dan sulit mencarinya kembali. untuk menemukan kembali obyek dan area pencetakan Peraga 1.15. Tampilan kotak pesan, ketika obyek yang diperkecil (zoom)sudah melewati batas standar
14
yang sedang dikerjakan, kita dapat memutar mouse scroll kebelakang hingga muncul kotak peringatan seperti peraga 3.39, klik tombol OK, kemudian putar scroll mouse ke depan hingga muncul obyek dan area kerja kembali. i. Status Bar Secara default Status bar berada dibagian kiri bawah layar kerja. Status bar ini berfungsi untuk mengetahui informasi posisi pointer mouse, informasi obyek yang terpilih, serta informasi-informasi lain pada lingkup CorelDRAW. j. Status Page Staus page adalah nomor halaman yang berada dibawah area kerja yang menunjukkan posisi dan jumlah halaman kerja yang sedang dikerjakan. Kita dapat menambah jumlah halaman kerja dengan mengklik tanda + (plus), dan meng-klik kanan mouse untuk memberi nama, menghapus, atau menyisipkan area kerja. Peraga 1.16. Status page pada area kerja coreldraw k. Area Pencetakan Area pencetakan adalah kotak halaman yang berada di tengah area kerja coreldraw. Area kerja diluar area pencetakan dapat dipergunakan untuk mendesain obyek, tetapi bila obyek desain hendak dicetak harus berada didalam area pencetakan. Area pencetakan sebagai kotak halaman dapat diatur menggunakan page setup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar